Polisi Usut Penginjak dan Penyobek Al Qur’an di Garut dan Tasikmalaya

Kombes Saptono Erlangga Waskitoroso - google
Kombes Saptono Erlangga Waskitoroso - google

HEALTHY.CO.ID – Polisi Usut Penginjak dan Penyobek Al Qur’an di Garut dan Tasikmalaya Seperti diketahui apabila belakangan ini muncul beberapa aksi pemuda yang sangat meresahkan salah satunya yang terjadi di Tasikmalaya yaitu seorang pria yang belum diketahui identitasnya dengan sengaja menyobek Alquran pada malam hari, selanjutnya aksi seorang pemuda yang menginjak Alquran di Garut dan perbuatan kedua orang tersebut sangat memprihatinkan dan meresahkan bagi umat muslim yang ada di Indonesia dikarenakan sudah menghina dan mencederai norma agama dan negara.

Belum lama ini pihak kepolisian dikabarkan sedang mengusut penginjak dan penyobekan Alquran di Garut dan Tasikmalaya yang mana videonya sendiri sudah viral di media sosial dan membuat resah netizen dan masyarakat sekitar. Pasalnya, seorang warga yang ada di Garut diduga kuat melakukan penginjakan pada kitab suci Alquran yang selama ini menjadi kitab suci yang sangat dimuliakan bagi umat muslim dan selanjutnya seorang pemuda yang sengaja menyobek Alquran dan selanjutnya dibuang begitu saja di atas aspal.

Kombes saptono Erlangga Waskito Roso selaku Kabid humas Polda Jawa Barat memberikan penegasan kepada awak media apabila kasus tersebut saat ini langsung diselidiki oleh pihak Kepolisian dan selanjutnya polisi sedang melakukan pendalaman terutama dari Polres Garut dan Polres Tasikmalaya bersama krimsus Polda Jawa Barat terkait adanya pelecehan Alquran dengan cara di sobek dan diinjak dan sudah melukai perasaan umat muslim yang ada di Indonesia.

Menurut Kombes saptono, apabila kasus penginjakan Alquran dan juga penyobekan Alquran pertama kali viral di media sosial dan diunggah oleh beberapa akun di Facebook dimana keterangan tertulis apabila pelaku berasal dari Garut dan juga Tasikmalaya dan salah satu pengunggah video diketahui bernama Hary Kurniawan yang berasal dari kota Garut.

Menurut Erlangga apabila pihak Kepolisian sampai sekarang ini terus akan mengejar dua pelaku yang menginjak Alquran dan menyobek Alquran dengan sengaja dikarenakan sudah termasuk pasal pencemaran dan penistaan agama apalagi yang diinjak dan disobek adalah kitab suci Alquran umat muslim yang sangat dimuliakan.

Senada dengan ungkapkan oleh Kombes saptono Erlangga, banyak harapan dari netizen di media sosial supaya pelaku baik yang ada di Garut dan pelaku yang ada di Tasikmalaya yang sudah sengaja menginjak dan merobek Alquran supaya secepatnya ditangkap dan dihukum dengan hukuman yang berat.

Video alquran disobek di Tasikmalaya dan foto video Alquran diinjak seorang pria di Garut memang sampai sekarang ini terus viral dan menjadi perbincangan netizen di media sosial sehingga pihak kepolisian pun harus turun tangan untuk masalah tersebut dan banyak harapan dari netizen, supaya para pelaku bisa ditangkap dan dihukum dengan hukuman yang berat.