Menu
Troli 0

Chitosan

Chitosan adalah gula yang diperoleh dari kerangka luar yang keras dari kerang-kerangan, di antaranya kepiting, lobster, dan udang. Chitosan digunakan untuk mengatasi obesitas, kolesterol tinggi, dan penyakit Crohn. Chitosan juga digunakan untuk menangani komplikasi yang sering dihadapi oleh pasien gagal ginjal, antara lain kolesterol tinggi, “darah lesu” (anemia), hilangnya kekuatan dan nafsu makan, dan gangguan tidur (insomnia). Dalam produksi farmasi, chitosan digunakan sebagai pengisi tablet; sebagai pembawa dalam obat yang dilepaskan secara terkontrol; untuk memperbaiki cara melarutkan obat-obatan tertentu; dan untuk menyamarkan rasa pahit dalam larutan yang diminum.

Chitosan Terbaik Indonesia

Pada zaman dahulu, chitosan merupakan zat penghilang lemak yang populer yang digunakan oleh para binaragawan. Selanjutnya, menjamurlah pembakar-pembakar lemak yang terlihat jauh lebih panas daripada penghalang lemak lama ini. Namun tidak berarti bahwa zat itu tidak efektif lagi. Kenyataannya, dua penelitian terbaru menunjukkan bahwa chitosan masih menjadi perangkat efektif untuk mengikis lemak tubuh.

Chitosan berasal dari chitin, protein yang menyediakan struktur untuk tempurung krustasea semisal kepiting. Chitosan merupakan protein bermuatan listrik yang menarik dan mengikat lemak dan mengeluarkannya dari sistem pencernaan. Dengan kata lain, zat itu menahan laju lemak yang Anda makan agar tidak terserap oleh tubuh dan tersimpan sebagai lemak tubuh.

Satu penelitian terbaru dari Bangladesh menemukan bahwa tikus yang diberi chitosan dalam berbagai dosis bisa mendapatkan sedikit berat badan dan tingkat kolesterol yang lebih rendah dengan dosis yang terus ditambah. Di samping itu, para peneliti mendapati bahwa chitosan hanya mengurangi tingkat kolesterol LDL (buruk) tanpa memengaruhi tingkat kolesterol HDL (baik). Dan chitosan tampaknya berguna tidak hanya untuk menolong tikus tetapi juga manusia dalam mengurangi lemak.

Penelitian terbaru lainnya menemukan bahwa orang dengan berat badan berlebih yang mengonsumsi chitosan tanpa diet kehilangan berat badan sekitar 2 pon lebih banyak dan 3 pon lebih lemak tubuh daripada orang yang mengonsumsi plasebo. Bagaimana caranya? Jawabannya adalah bahwa suplemen itu membantu orang tersebut mempertahankan masa otot yang lebih banyak.

Untuk menggunakan chitosan guna menghilangkan lebih banyak lemak sekaligus mempertahankan lebih banyak otot, konsumsilah sekitar 2 gram sebelum memakan makanan berlemak tinggi. Jika jumlahnya kurang maka akan kurang efektif, sebagaimana penelitian menunjukkan bahwa dosis 1 gram atau kurang yang dikonsumsi sebelum makan kurang efisien dalam menghalangi penyerapan lemak dan membantu pengurangan lemak.

Kami menyarankan penggunaan chitosan hanya sebelum memakan makanan dengan kandungan lemak jenuh lebih tinggi, seperti lemak dari daging berlemak, produk susu dan minyak sayuran khas seperti yang digunakan untuk menggoreng dan memasak dengan banyak minyak goreng. Hindari penggunaan chitosan bersama makanan yang kaya lemak sehat, seperti salmon, minyak zaitun, kacang dan alpukat, serta ketika Anda mengonsumsi suplemen minyak ikan. Mengonsumsi chitosan di antara waktu-waktu ini akan menghalangi penyerapan lemak-lemak sehat tersebut yang justru meningkatkan kesehatan dan mengurangi lemak.

Pemakaian yang Disarankan: 2 gram sebelum mengonsumsi makanan berlemak tinggi



Istilah Umum: Harga Chitosan, Chitosan Murah, Jual Chitosan