9 Suplemen Penambah Massa Otot Terbaik

Tak bisa dipungkiri, massa otot dapat ditingkatkan dengan pola makan yang benar serta mengangkat beban. Namun, untuk benar-benar memaksimalkan potensi pertumbuhan otot, Anda memerlukan suplemen. Nah, di bawah ini kami telah mengumpulkan 9 suplemen penambah massa terbaik yang layak untuk Anda beli.

Suplemen-suplemen ini diurutkan berdasarkan prioritas, mulai dari yang terpenting dan wajib ada hingga yang kurang penting namun tetap efektif untuk membentuk massa otot. Tujuan daftar ini adalah untuk membantu menentukan suplemen sesuai dengan anggaran Anda. Jika uang tidak menjadi masalah, pilih saja suplemen yang Anda inginkan dan gunakan sesuai petunjuknya. Lagi pula, sejauh yang kami tahu, Anda tidak bisa memiliki terlalu banyak massa otot.

PRIORITAS NO 1: BUBUK PROTEIN WHEY

Alasan masuk ke dalam daftar ini: Whey berada di peringkat teratas banyak daftar suplemen penambah massa otot. Ini karena whey adalah yang terpenting dalam menekan sintesis protein. Whey adalah protein susu yang mengandung kadar tinggi dari asam amino rantai cabang (disingkat BCAA, ada di nomor 4 di daftar ini). Kesimpulan: Whey berada di posisi puncak karena cepat dicerna sehingga cepat  menambah massa otot. Whey juga mengandung peptida (protein kecil) yang meningkatkan aliran darah ke otot. Inilah alasan kami selalu menyarankan orang lain untuk mengonsumsi protein whey setelah berlatih.

Cara memaksimalkan efeknya: Konsumsi 20 gram bubuk protein whey 30 menit sebelum berlatih, lalu konsumsi 40 gram dalam waktu 60 menit setelah berlatih. Pertimbangkan juga untuk mengonsumsi 20-40 gram whey saat bangun di pagi hari untuk memicu pertumbuhan otot. Bubuk whey yang paling baik adalah yang mengandung hidrolisat protein whey (protein whey yang diurai menjadi bagian-bagian lebih kecil agar lebih cepat dicerna) atau isolasi protein whey .

PRIORITAS NO 2: BUBUK PROTEIN KASEIN

Alasan masuk ke dalam daftar ini: Protein susu lainnya, yaitu kasein, berada tepat di bawah whey. Kasein selalu menjadi pilihan pendukung karena laju cernanya yang sangat lambat. Namun inilah yang membuatnya ideal sebagai camilan sebelum tidur, karena mencegah katabolisme saat tidur dengan mengendap perlahan namun pasti. Protein kasein juga tidak membuat terlalu kenyang, sehingga cocok dijadikan camilan untuk mereka yang ingin membentuk massa otot. Dan riset baru telah membuktikan bahwa kasein mampu berfungsi seperti whey; jika dikonsumsi setelah berlatih, kasein memacu sintesis protein otot, mirip whey. Riset ini bahkan menganjurkan untuk mengonsumsi shake protein kasein dan whey setelah berlatih agar meningkatkan pertumbuhan otot lebih baik daripada hanya mengonsumsi protein.

Cara memaksimalkan efeknya: Pilih protein kasein yang mengandung kasein misel (kasein yang paling lambat dicerna), lalu konsumsi 20-40 gram sebelum tidur. Setelah berlatih, tambah 10-20 gram kasein ke protein whey Anda. Selain itu, masukkan 20-40 gram kasein ke shake protein Anda di antara waktu makan.

PRIORITAS NO 3: KREATIN

Alasan masuk ke dalam daftar ini: Kreatin dibuat dari tiga asam amino: arginin, glisin dan metionin. Studi-studi kasus dan ilmiah serupa menemukan bahwa laki-laki yang mengonsumsi kreatin, berat badannya bertambah sebesar 4,5 kg atau lebih. Kekuatannya juga meningkat drastis. Kreatin bekerja dalam beberapa cara. Salah satu alasannya yaitu menambah jumlah energi cepat di otot yang diperlukan untuk melakukan repetisi saat berlatih. Semakin banyak energi cepat yang tersedia, semakin banyak repetisi yang bisa dilakukan dengan beban tertentu, sehingga otot akan menjadi lebih besar dan kuat dalam jangka panjang. Kreatin juga menarik air dari sel-sel otot Anda, meregangkan sel sehingga meningkatkan pertumbuhan jangka panjang. Baru-baru ini, kreatin telah ditemukan meningkatkan tingkat insulin seperti Insulin Growth Factor-1 (IGF-1) dalam otot, yang penting untuk menstimulasi pertumbuhan.

Cara memaksimalkan efeknya: Masukkan 2-5 gram kreatin dalam bentuk monohidrat kreatin, malat kreatin, etil ester kreatin atau alfa-ketoglutarat kreatin ke dalam shake protein Anda, segera setelah latihan. Ini membuat otot penuh dengan kreatin, menghasilkan energi cepat yang diperlukan untuk melakukan lebih banyak repetisi. Lalu campurkan lagi 2-5 gram kreatin ke dalam shake setelah latihan (ditambah 40-100 gram karbohidrat cepat cerna). Waktu kreatin diserap oleh sel-sel otot dan dorongan dari kadar IFG-1 akan lebih jauh segera membantu pertumbuhan massa otot. Di hari Anda tidak berlatih, campurkan 2-5 gram kreatin pada sarapan yang mengandung karbohidrat.

PRIORITAS NO 4: ASAM AMINO RANTAI CABANG (BCAA)

Alasan masuk ke dalam daftar ini: Istilah asam amino rantai cabang mengacu pada leusin, isoleusin dan valin, yaitu asam-asam amino paling penting untuk memperbaiki dan membangun jaringan otot. Leusin adalah yang terpenting di antara ketiganya. Riset menunjukkan bahwa leusin dapat menstimulasi sintesis protein otot sendiri. Namun Anda sebaiknya tetap mengonsumsi ketiganya karena saling bersinergi dalam menyediakan serangkaian manfaat, termasuk pertumbuhan otot, peningkatan energi saat berlatih, penumpulan kortisol (hormon katabolisme yang menghambat testosteron dan meningkatkan kerusakan otot) dan mengurangi nyeri otot (DOMS).

Cara memaksimalkan efeknya: Campurkan 5-10 gram BCAA dengan sarapan, serta shake sebelum dan setelah latihan. Carilah produk BCAA yang mengandung leusin dengan rasio 2:1 per dosis isoleusin dan valin. Misalnya, untuk 5 gram dosis BCAA, maka sekitar 2,5 gram harus berasal dari leusin, 1,25 gram dari isoleusin dan 1,25 gram dari valin.

PRIORITAS NO 5: BETA-ALANIN/KARNOSIN

Alasan masuk ke dalam daftar ini: Di dalam tubuh, beta-alanin asam amino bergabung dengan amino lain yaitu histidin untuk membentuk karnosin. Riset menunjukkan bahwa otot yang memiliki kadar karnosin tinggi akan lebih kuat dan tahan lama. Karnosin tampaknya meningkatkan kemampuan serat-serat otot untuk berkontraksi lebih kuat, dan berlatih lebih lama tanpa merasa lelah. Sejumlah studi melaporkan adanya peningkatan kekuatan dan daya otot pada atlet yang mengonsumsi beta-alanin. Satu studi terbaru menemukan bahwa responden yang mengonsumsi beta-alanin dan juga kreatin meraih lebih banyak massa otot dan kehilangan lebih banyak lemak tubuh dibanding responden yang hanya mengonsumsi kreatin.

Cara memaksimalkan efeknya: Konsumsi 1-2 gram beta-alanin atau karnosin segera sebelum dan setelah berlatih selain shake dan kreatin. Jika Anda tidak berlatih, campurkan 2 gram saat sarapan, bersama kreatin.

PRIORITAS NO 6: PENDORONG NITRIT OKSIDA

Alasan masuk ke dalam daftar ini: Nitrit oksida (NO) adalah molekul yang ditemukan di seluruh badan yang terlibat dalam banyak proses. Salah satu manfaatnya yang paling diminati oleh para binaragawan adalah kemampuannya untuk memperbesar pembuluh darah, sehingga ada lebih banyak darah mengalir ke otot untuk mengantarkan lebih banyak oksigen, nutrisi, hormon anabolisme dan air (darah sebagian besar terdiri dari air). Hal ini memberikan Anda lebih banyak energi saat berlatih, membentuk massa otot yang lebih baik, serta pemulihan dan pertumbuhan otot yang lebih baik setelah berolahraga. Pendorong NO tidaklah menyediakan NO, melainkan arginin asam amino yang siap diubah menjadi NO di dalam tubuh. Riset telah menemukan bahwa para responden yang diberikan arginin memiliki peningkatan pada kekuatan dan pertumbuhan otot mereka. Lemak tubuhnya juga hilang.

Cara memaksimalkan efeknya: Ambil pendorong NO yang menyediakan 3-5 gram arginin dalam bentuk L-arginin, alfa-ketoglutarat arginin, etil ester arginin atau malat arginin. Selain itu, pilihlah pendorong NO yang mengandung bahan-bahan seperti sitrulin, pycnogenol dan ginseng Amerika yang menambah kemampuan arginin untuk meningkatkan NO. Ambil satu dosis pada waktu-waktu berikut ini: pagi hari sebelum sarapan, 30-60 menit sebelum berlatih, segera setelah berlatih, dan 30-60 menit sebelum tidur. Jika mungkin, ambil masing-masing dosis tanpa makanan dan campur dengan 500-1.000 mg vitamin C, yang membantu menjaga kadar NO lebih lama.

PRIORITAS NO 7: GLUTAMIN

Alasan masuk ke dalam daftar ini: Asam amino ini telah menjadi favorit bagi banyak binaragawan selama puluhan tahun, karena menjadi sentral bagi fungsi otot serta merupakan salah satu dari jenis amino yang tersedia paling melimpah di dalam tubuh. Glutamin menawarkan banyak manfaat binaraga, seperti membantu pertumbuhan otot dengan menambah tingkat leusin dalam serat-serat otot, membantu mengurangi kerusakan otot dan menunjang sistem kekebalan tubuh. Akibatnya Anda terhindar dari jatuh sakit dan selalu dapat berlatih. Glutamin yang dikonsumsi sebelum berlatih dapat membantu mengurangi lelah otot dan mendorong tingkat hormon pertumbuhan. Selain itu, riset terbaru menunjukkan bahwa glutamin juga mungkin berperan dalam mengurangi lemak dengan menambah pembakaran jumlah kalori dan lemak saat beristirahat dan selama berolahraga.

Cara memaksimalkan efeknya: Campurkan 5-10 gram glutamin saat sarapan di dalam shake sebelum dan setelah latihan, serta pada camilan malam.

PRIORITAS NO 8: ZMA

Alasan masuk ke dalam daftar ini: ZMA adalah kombinasi seng, aspartat magnesium dan vitamin B6. ZMA adalah suplemen penting, karena atlet yang berlatih intensif seperti binaragawan sering kekurangan jenis mineral ini. ZMA penting untuk menjaga kadar hormon dan membantu tidur (penting untuk pemulihan) Latihan yang intens dapat mengganggu kadar testosteron dan IGF-1. Faktanya, satu studi menemukan bahwa atlet yang mengonsumsi ZMA secara signifikan meningkatkan kadar testosteron dan IGF-1 selama delapan minggu latihan. Sedangkan atlet yang mengonsumsi mengalami penurunan kadar T dan IGF-1 Mendorong testosteron dan IGF-1 secara alami dapat berpengaruh besar untuk meraih otot.

Cara memaksimalkan efeknya: Gunakan produk ZMA yang mengandung 30 mg seng, 450 mg magnesium dan 10,5 mg vitamin B6. Konsumsilah 30-60 menit sebelum tidur tanpa makanan atau kalsium apa pun. Mengonsumsi ZMA dengan lambung kosong akan menambah asupan dan pemanfaatannya, serta meningkatkan kualitas tidur untuk pemulihan optimal.

PRIORITAS NO 9: KARNITIN

Alasan masuk ke dalam daftar ini: Selain populer sebagai suplemen penghilang lemak, karnitin kini dikenal dapat menambah pertumbuhan otot melalui sejumlah mekanisme. Hal ini didukung oleh riset klinis. Salah satu alasannya, karnitin dapat meningkatkan aliran darah ke otot-otot, artinya menyediakan manfaat yang serupa dengan pemacu NO. Karnitin juga meningkatkan kadar testosteron setelah latihan dan jumlah reseptor T di dalam sel-sel otot, sehingga ada lebih banyak testosteron yang menstimulasi pertumbuhan lebih. Selain itu, suplemen karnitin juga ditemukan dapat menambah kadar IGF-1. Gabungkan semua manfaat ini, dan Anda berpotensi meraih otot yang luar biasa.

Cara memaksimalkan efeknya: Campurkan 1-3 gram karnitin dalam bentuk L-karnitin, L-karnitin asetil atau L-tartrat L-karnitin saat sarapan, di dalam shake sebelum dan setelah latihan, serta pada camilan malam.

Written By
More from

11 Manfaat Minyak Ikan

Manfaat minyak ikan tampaknya berulang-ulang dan terus-menerus digaungkan dalam kepala Anda. Sepanjang...
Read More