7 Istilah Dalam Trading Saham yang Perlu Diketahui Pemula

by -7 views
7 Istilah Dalam Trading Saham yang Perlu Diketahui Pemula

Ketika memasuki dunia trading saham tidak hanya sekedar bermodalkan nekat saja. Selain membutuhkan dana, pengetahuan mengenai istilah dalam trading saham juga perlu diketahui sebagai kunci kesuksesan investasi saham. Istilah di bawah ini dapat membantu pembaca https://sickforprofit.com yang mengalami kebingungan dengan istilah-istilah yang digunakan ketika memasuki dunia trading saham.

1. Blue Chip, Middle Cap, dan Small Cap

Blue chip adalah saham lapis satu yang harganya cenderung tinggi, fundamental perusahaan yang kuat, dan volatilitas cenderung rendah. Middle cap adalah saham lapis kedua yang cenderung stabil dan digolongkan sebagai saham perusahaan berkembang. Sementara small cap adalah saham lapis tiga yang memiliki volatilitas tinggi dan cenderung menjadi saham ‘gorengan’.

2. Bullish dan Bearish

Nah, Bullish merupakan kondisi pergerakan saham yang cenderung naik. Penyebab terjadinya bullish adalah ekonomi yang kuat, peningkatan jumlah orang yang bekerja, dan laba perusahaan meningkat. Sementara sebaliknya, bearish adalah kondisi pergerakan saham yang cenderung turun. Penyebab terjadinya bearish adalah kemerosotan ekonomi, tingkat penghasilan rendah, dan keuntungan perusahaan turun.

3. Ask Price dan Bid Price

Adapun yang ketiga, Ask price adalah sebuah harga penawaran dalam saham dimana pasar siap untuk menjual. Sementara bid price adalah harga penawaran saham dimana pasar siap melakukan pembelian. Sehingga dapat disimpulkan, bagi investor ask price adalah harga ketika investor siap membeli, sebaliknya bid price adalah harga untuk menjual.

4. Candlestick

Kemudian Candlestick adalah istilah dalam trading saham yang menunjukkan grafik pergerakan saham. Ada beberapa jenis grafik lain, namun candlestick lebih banyak dipakai karena memberikan data yang lebih lengkap. Candlestick berwarna hijau berarti terjadi peningkatan harga saham. Sementara candlestick berwarna merah berarti terjadi penurunan harga saham.

5. Stop Loss

Adapun yang kelima adalah Stop loss secara harfiah berarti berhenti dari kerugian. Dunia saham sering mengalami naik turun sehingga investor harus memiliki siasat untuk bisa bertahan, salah satunya adalah melakukan stop loss. Oleh karena itu, stop loss merupakan upaya untuk menghambat kerugian dengan cara melakukan penjualan saham karena harga saham bergerak berlawanan.

6. Capital Gain dan Capital Loss

Selanjutnya yang keenam Capital gain menggambarkan peningkatan modal atau keuntungan yang diperoleh oleh investor. Cara menghitungnya yaitu mengurangi harga jual dengan harga beli saham. Jika diperoleh harga jual lebih tinggi maka akan mendapatkan capital gain. Sebaliknya, capital loss adalah kondisi dimana investor mengalami kerugian dari hasil jual beli saham.

7. IHSG

Nah, IHSG atau Indeks Harga Saham Gabungan adalah indeks yang berguna untuk mengukur harga saham pada Bursa Efek Indonesia (BEI). IHSG berfungsi sebagai acuan untuk memantau ketika adanya kenaikan atau penurunan harga saham perusahaan publik. Pemula perlu mengetahui ini sebagai gambaran performa perusahaan publik yang ingin diinvestasikan.

Itulah 7 istilah dalam trading saham yang perlu diketahui pemula. Mempelajari istilah-istilah tersebut akan sangat membantu pemula yang ingin masuk ke dunia trading saham. Istilah-istilah tersebut juga bisa menjadi langkah awal bagi investor pemula untuk bisa menguasai lebih dalam bidang trading saham.

No More Posts Available.

No more pages to load.